Advertisement

Main Ad

Merancang Mimpi Bersama Lantern House


Entah mengapa saya merasakan dejavu saat mengingat kemampuan berbahasa Inggris. Merasa bahwa saya harus mengupgrade kembali skill ini.  Jadi flash back beberapa tahun silam. 

Tepatnya pada tahun 2010 mendapat kesempatan singgah selama dua tahun di negara Singapura sebagai domestic helper. Keinginan kuat untuk kuliah dan ambil jurusan bahasa Inggris semakin menggebu walau posisi saat itu masih diluar negeri. Meski saat di Singapura bahasa keseharian yang saya pakai bahasa Melayu, namun ketika majikan cakap dengan bahasa Inggris membuat saya sedikit banyak faham apa yang dibicarakan. Selain itu, saat disana saya gemar membaca surat kabar berbahasa Inggris, dari koran bekas majikan yang biasa digunakan untuk membungkus sayur. 

Melingkari kata sukar, dan mencari dikamus dari bahasa asing yang tidak kumengerti. Dengan harapan saat kembali ke Indonesia nanti, saya sudah punya bekal bahasa Inggris sebagai modal ambil jurusan prodi bahasa Inggris. Namun, Allah berkehendak lain. Karena terhalang jarak yang lumayan menguras uang saku, yang pada waktu itu orangtua masih dalam kondisi berbenah ekonomi dan terjatuh, memilih prodi Bimbingan Konseling menjadi jalan saya menata kehidupan. Ketika sudah diniatkan penuh tapi terhalang dana dan jarak tempuh, belajar menerima keadaan. 

Tahun 2016

Hal lain yang saya masih ingat betul adalah saat mengajar disekolah dan punya teman kerja yang pintar bahasa Inggris itu buatku kagum. Apalagi menguasai bahasa Inggrisnya secara aktif. Hmm, jadi berandai - andai jika sayapun mampu. Saya yang hanya mampu berbahasa Inggris secara pasif dan hanya sedikit banyak tahu vocabulary membuat saya kesulitan cakap secara langsung karena masih banyak mikir. Sehingga kata-kata yang keluarpun cuma dikit. Bahkan punya partner hidup kok ya disandingkan dengan orang yang pandai berbahasa Inggris secara keseluruhan, membuat saya minder. Huft,,,

Hal ini sangat terasa, apalagi pas kemarin buat artikel bertema techno, saya sampai browsing di internet untuk translate bahasa. Jujur, jika tidak ada peran google translate mungkin artikelku tidak masuk nominasi 10 artikel terbaik. Seiring perkembangan jaman membuat saya melek untuk belajar bahasa asing yang satu ini. Andai waktu bisa diulang, ingin ambil khusus bahasa Inggris privat. Sekarang sudah jadi emak-emak apalah daya, menerima keajaiban agar diberi kemudahan buat charge skill berbahasa Inggris. Amiin, doakan ya 

1. Moment zoom meeting virtual bersama penulis penior

Bulan  maret yang lalu mengikuti kegiatan zoom meeting bertema literasi yang diikuti oleh beberapa penulis membuat saya melek betapa pentingnya menguasai bahasa Inggris. Biar bisa apply job tak hanya di Indonesia saja. Bahkan ada hlo penulis senior yang sudah melalang buana keluar negeri mengikuti program residensi, dan menjadi ilustrator plus kerjasama dengan orang luar negeri dalam menerbitkan buku. Banyak banget kan manfaatnya, jika bisa bahasa Inggris yang baik dan benar. Jujur, hal ini membuat saya berfikir panjang.

2. Bikin galau,  saat nonton tutorial terpentok pada kemampuan translate

Terjun menjadi momblogger dan momwriter seperti yang saya tekuni sekarang, kadang merasa kesulitan jikalau browsing atau nonton yutub tutorial tentang blog dan ketemunya pakai bahasa Inggris, hemmm buat diri ini galau dan sering bilang pada diiri sendiri, andai saya mahir berbahya Inggris"?.  

Kembali meyakinkan diri, bismillah, tidak ada kata terlambat untuk belajar bahasa Inggris. Jika nanti saya berhasil dan mendapat kesempatan belajar bahasa Inggris dilembaga Lantern House,  saya akan menceritakan dengan jujur proses saya belajar bahasa inggris. 

3. Kurang percaya diri saat mau apply job disitus freelancer

Perasaan kurang percaya diri ini yang membuat akhir-akhir ini bersemayam dalam diriku. Ada info dari mentor via whatsApp group tentang salah satu website yang bekerja sama dengan tempat saya belajar dulu, membuka peluang besar bagi freelancer buat join. Saat sudah buat lamaran, download app.nya dan bikin akun disana ternyata semua pekerjaan yang ditawarkan memakai bahasa Inggris. Bahkan S&K nya juga ada yang mensyaratkan mampu berbahasa Inggris. Plakkk, kayak ketimpuk bantal deh. 

Saat skill sudah dipgrade dari tahun kemarin, ternyata masih ada satu hal lagi yang belum kupenuhi. Semangat win, menuntut ilmu akan selalu terbuka untukmu sebagai ikhtiarmu menggapai impian menjadi freelancer profesional. Menyelipkan kata positif memang sering saya lakukan, sebagai bentuk apresiasi diri. Karena saya termasuk orang yang tidak main-main dalam mengejar suatu hal terkait impian sebagai bekal masa depan. Sejauh ini rela begadang ditengah kesibukan menjadi fulltime mom saya lakoni demi menulis. Saya yakin, bahwa proses tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Ada beberapa hal yang akan saya aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, jika Allah kasih kesempatan buat belajar bahasa Inggris dilembaga formal. Semoga impian saya ini jatuh pada Lantern House, lembaga kursus bahasa asing terbaik di Bengkulu yang sudah sertified dan menelurkan banyak alumni bahasa asing yang handal. 

1. Membersamai anak belajar bahasa Inggris

Menyiapkan diri sebagai bekal jika anak sudah dewasa dan mandiri jikalau ditanya anaknya soal bahasa Inggris dan nggak bisa menjawab kan malu. Bagiku, bahasa Inggris boleh dikuasai oleh siapapun. Tak pandang usia, tak pandang status dan jabatan. Bahkan fulltimemom seperti saya juga layak bukan ?. 

Untuk saat ini yang sudah saya lakukan  adalah mengenalkan bahasa Inggris ke anak  lewat lagu. Mengenal angka, misalnya. Dan menyanyi lagu simple seperti "family finger" 

2. Belajar tutorial Bahasa Inggris Jadi Lebih Mudah

Rutinitas yang harus terus dilakukan yaitu membaca dan riset. Untuk menjaga keawaten profesi dan passion yang ditekuni ya dengan terus belajar. Ketika nonton tutorial atau baca tutorial yang saya cari tentu saya akan bernafas lega tanpa menyimpan rasa khawatir lagi karena sudah bisa bahasa Inggris secara aktif. 

3. Apply job translate

Jadi teringat dengan salah seorang teman mengajar dulu, nyambil menjadi translater disebuah kampus ternama di jogjakarta. Meski beliau dirumah saja momong anak, kemampuan berbahasa Inggrisnya tetap terpakai. Ilmu apapun jika hanya sebatas dipelajari tanpa diamalkan secara konsisten pasti bakalan memudar. Ya seperti yang saya alami ini.

Hal ini menjadi pemantik bagi saya khususnya, untuk belajar dan selalu konsisten praktek dan praktek. Sebab itu ketika saya tahu lembaga khusus bahasa asing Lantern House jadi kepo maksimal dengan program yang ada didalamnya. Apalagi tahun ini masuk usia milad yang ketujuh. Sudah tidak diragukan lagi ya eksistensinya. 

Lantern House adalah pusat bahasa dan rumah pendidikan yang memfasilitasi para peserta untuk menguasai bahasa asing. Tidak bisa dipungkiri, seiring perkembangan zaman dunia pendidikan, pekerjaan dan apapun itu pasti akan menggunakan bahasa Inggris sebagai alat untuk mencapai suatu hal. Bahkan bahasa ini sudah mendunia dikancah internasional. Jika kita tidak kreatif dan cerdas membaca peluang, akan sangat rugi jika kemampuan yang kita miliki terkendala dengan bahasa yang dikuasai. Bahasa apapaun bisa dipelajari, asal tekad kuat dalam diri saja yang membedakan seberapa jauh kita cepat paham dan mengaplikasikannya dengan mudah. 

Pusat bahasa asing yang bermarkas di Bengkulu ini memberikan fasilitas untuk semua usia . Mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, mahasiswa dan umum. Tak hanya bahasa asing saja program yang ditawarkan disini, bimbingan belajar, bimbingan tes CPNS, TOEFL pun ada. Untuk detail programnya saya jabarkan dibawah ya . Berikut penjelasannya : 

1.  Internasional Language School

Beberapa bahasa asing yang bisa dipelajari di Lantern House adalah Arabian, Korea, Japan, France, Germany, Thailand dan Mandarin. Menarik banget ya, jadi membayangkan jika menguasai bahasa ini semua. Bisa keliling dunia deh, hhhi. Sambil senyum-senyum. Berdoa dulu, berdoa terus semoga suatu saat nanti bisa keluar negeri dengan beasiswa mengunjungi negara favorit dengan kemampuan bahasa Inggris yang mahir. Amiin. Terkait fasilitas yang didapatkan peserta adalah modul belajar, sertifikat, pertemuan selama 1 bulan . Investasi masing-masing class sebesar 500rb 

2. English Club

Jadi teringat dulu pas masih mengajar, bertanya dengan anak-anak terkait ekskull apa yang diikuti?8t Ketika menjawab English Club, ada rasa senang walau sebatas dari obrolan receh. Ada aktivitas speaking didalamnya, writing dan teori. Bahkan berkunjung ke suatu tempat dengan bertemu bule dan cakap bahasa Inggris sangat menantang kali ya.  

Kalau di Lantern House sistem pembelajaran di English Club ini fun learning, dengan investasi 150rb per minggunya. Ya Program ini akan berlangsung selama 4 bulan. 

3. TOEFL Preparation School

TOEFL akan menjadi syarat penting dalam hal melamar pekerjaan. Apalagi diperusahan-perusahaan, TOEFL menjadi syarat yang harus dimiliki. Jadi ingat  dengan teman yang menempuh S2, salah satu syarati sidang skripsinya dengan TOEFL minimal 500 . Betapa pentingnya TOEFL sekarang, nah untuk fasilitas yang akan didapat dari program ini adalah sertifikat, pertemuan selama 1 bulan, dan modul belajar. Dengan biaya investasi 300rb. 

4. English Course

Ruang belajar yang nyaman, ditawarkan disini. Sertifikat belajar akan didapatkan oleh peserta. Dengan pertemuan yang cukup panjang, dengan total pertemuan 50 kali. Materi belajar juga komplit, ada speaking, grammer, listening dan writing. Serta dilengkapi soal-soal latihan ditiap materi. Untuk investasi 500rb. 

5. IELTS , English for Internasional Opportunity  Course

Tak jauh beda dengan English course terkait apa yang nantinya akan didapat. Sertifikat belajar, total pertemuan 50 kali, materi belajar listening, writing, listening dan Reading serta tempat belajar yang nyaman. 


6. Sistem Kursus Semester

Program khusus belajar bahasa Inggris selama 1/2 semester yang dibuat untuk memfasilitasi para mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa belajar keluar negeri. Pengambilan SKS bisa dipilih berdasarkan kebutuhan yaitu 2/4 SKS. Yang pasti fasilitas yang didapatkan sepadan dengan biaya investasi kelasnya. 

Perbedaan 2 SKS dan 4 SKS

Dengan bonus kelasnya, bisa mendapatkan banyak keuntungan seperti join free online Class, English Club, consulting dan English camp. Hmm, menyenangkan ya bonus kelasnya 😊




Media sosial Lantern House

Instagram : @lantern.house

Website : http://laternhouse.online










Sumber referensi :

Pengalaman Pribadi

www.instagram.com/lantern.house








Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog bersama Lantern House







Posting Komentar

0 Komentar