Advertisement

Main Ad

Meet Up Publisher [Sesi I]

[27/3/2021] Talkshow kali ini masuk ke sesi enam yang saya simak tiap Sabtu dan Minggu. Alhamdulillah diberi kemudahan ikut andil jadi peserta walau sambil momong Andra . Ada rasa malas untuk tidak sungguh-sungguh menyimak sesi ini. Bahkan menyimpan tanda tanya besar, kenapa harus membahas meet up publisher segala ? disusul pertanyaan balik, "Seberapa pentingkah?", Nah  temukan jawabannya disini.


Ternyata penerbit terkenal di Indonesia sudah membawa visi dan misi masing-masing ya. Saya yang plonga-plongo bergumam, "ya ampun dimana saja selama ini?"

Nambah referensi baru lagi tentunya, soal publisher yang belum saya ketahui semuanya. Buka mata dan buka telinga dengan baik-baik deh jadinya. Serangkaian acara yang saya ikuti semua yang diangkat dalam talkshow keren semua. Sangat menambah wawasan dan ada banyak hal baru yang harus saya ikat kedalam tulisan sebagai catatan untuk melangkah ke depan supaya jelas bahwa seorang penulis harus terus mengupgrade ilmunya. 


Baca juga : Wajib tahu Penulis dan Perjanjian Penerbit


Pada sesi kali ini spesial, ada keynote speaker dari Bunda Atalia yang seharusnya hadir diacara pembukaan dan booktalk sesi pertama. Qodary, baru bisa hadir di sesi keenam. Bunda Atalia merupakan salah satu penggerak literasi di jawab barat. Sambutannya begitu fasih dan mengalir. Sayang, tak bisa kusimak secara jelas sambil menemani anak bermain membuat saya setengah-setengah mendengarkan. Kurang lebih, gerakan literasi harus selalu diupayakan agar anak terhindar dari gadget.  

Yeay, ada Kang Hadi , seorang editor sekaligus penulis buku anak dan penulis cerita pendek dari Noura Publishing ini karyanya pernah diterjemahkan diluar negeri. "Kok bisa sampai keluar negeri kak ?, Tanya salah satu peserta". Ada tim akuisisi yang memamerkan karya keluar negeri dan kebetulan karya kang Hadi dilirik oleh mereka. Kang Hadipun memberikan motivasi kepada kami sebagai peserta bahwa ada peluang besar bagi penulis yang ingin bersungguh-sungguh membuat karya agar bisa dinikmati oleh banyak orang ditingkat internasional. 

Noura yang berkantor di Jakarta dan berhasil menerbitkan lebih dari 300 buku ini punya genre yang jadi konsep pilihan dalam menerbitkan buku. Diantaranya buku anak, fiksi, non fiksi, agama. Apa saja sih buku anak yang diterbitkan oleh Noura Publishing yang berdiri pada tahun 2012 ini ?

1. Nabil dan Naura

Mengenalkan dasar-dasar akhlak dan pemahaman Islam.

2. Fun Cican

Mengenalkan profesi, kebiasaan baik dan menjadi pribadi yang kreatif. 

3. Goyi dan Pipi

Mengenalkan konsep-konsep dasar

4. Read Aloud

Menawarkan kisah menarik untuk dibacakan nyaring

5. Cerita Islam pertamaku

Mengenalkan kisah- kisah Islam untuk pembaca balita 

6. Serial animasi korea

Masha Allah, keren ya. Ada yang mupeng banget nggak sih bisa nerbitin buku di noura ? "Aku, jawab duluan deh". Maulah ya kalau naskah diterima dengan mudah di penerbit favorit. Hhhe

Kemudian, Naskah apa yang dicari Noura Publishing? Jika kamu berminat menulis dan diterbitkan oleh Noira, simak dengan teliti ya

Boardbook/Concept Book

  1. Sasaran usia pembaca 0-3 tahun
  2. Cerita sangat sederhana
  3. Konsep naska h unik dan menarik
  4. Terdiri dari 0-100kata
  5. Tema boleh tentang pengenalan dasar (seperti angka, abjad, warna, bentuk dsb) atau pengenalan adab dan akhlak
  6. Disertai ilustrasi , jika tidak ada ilustrasi sertakan brief deskripsi ilustrasi.
  7. Sertakan sinopsis dan keunggulan naskah
  8. Karyarya harus orisinil, bukan menjiplak/ hak cipta orang lain.

Cergam/Picture Book

  • Sasaran usia 3-8tahun
  • Terdiri dari 500-1000kata
  • Tebal buku jadi 20-32 halaman
  • Cerita menarik, seru dan menyenangkan untuk dibaca anak-anak 
  • Tokoh utama dalam cerita harus anak-anak, boleh manusia maupun non manusia(hewan, buah, monster, dll)
  • Memiliki nilai -nilai positif
  • Disertai ilustrasi , jika tidak ada ilustrasi sertakan brief deskripsi ilustrasi.
  • Sertakan sinopsis dan keunggulan naskah
  • Karya harus orisinil, bukan menjiplak/ hak cipta orang lain.

Bacaan Anak Muslim

  1. Sasaran usia 7-12 tahun
  2. 50-69 halaman word, ketik dengan spasi 1,5 font Timey New Roman 12 PT
  3. Konsep naskah harus menarik dan sesuai dengan nilai-nilai Islam
  4. Boleh fiksi (misal kumpulan cerita hikmah) atau non fiksi (misal sejarah nabi dan Rosul)
  5. Disertai ilustrasi , jika tidak ada ilustrasi sertakan brief deskripsi ilustrasi.
  6. Sertakan sinopsis dan keunggulan naskah
  7. Karya harus orisinil, bukan menjiplak/ hak cipta orang lain.

Bisa dicoba nih teman-teman. Tinggal ikuti syarat dan kirim ke email redaksi@noura.mizan.com

Sharing session kedua, dari penerbit Tiga Serangkai yang disampaikan oleh Kak Dita. Kak Dhita ini seorang laki-laki ya .Tiga serangkai didirikan oleh Pak Marzuki dan Ibu Siti Aminah yang merupakan sepasang suami istri yang peduli dengan literasi. Penerbit skala nasional ini mulanya fokus dengan buku-buku pelajaran anak sekolah. Dengan kerja keras beliau berusaha menciptakan buku berkualitas yang mudah difahami agar bisa digunakan oleh anak-anak sekolah. 

Seperti buku platinum yang ditujukan untuk sekolah unggulan dan sekolah favorit. Isinya pun disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Dari segi materi dan kebahasaan sangat komunikatif, dialogis dan interaktif. Kurikulum yang dipakai juga selalu terbaru. Desain menarik dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan pengetahuan peserta didik. 

Buku Aqila, buku pendidikan agama Islam yang meliputi akidah akhlaq, Al-Qur'an hadist, bahasa arab dan sejarah kebudayaan Islam dengan penguatan Budi pekerti.

Tiga serangkai juga menghadirkan buku Mulok yang ditujukan untuk peserta didik selurih penjuru daerah agar bisa menikmati beragam buku mutan lokal sekaligus mengimplementasikan kebijakan pemerintah.

Selain itu ada buku-buku SMK yang disusun berdasarkan kurikulum 2013 dengan pendekatan pembelajaran saintific. Buku penunjang pun ada di tiga serangkai. Yang ditujukan untuk peserta didik sekolah dasar, menengah pertama bahkan sampai ke sekolah juruan. 

Tidak puas dengan buku-buku sekolah, mulai tahun 2000an tiga serangkai melebarkan sayap untuk menerbitkan buku anak, umum, remaja hingga dewasa, fiksi dan non-fiksi. Semoga selalu dimudahkan sebagai tempat teduh menikmati proses. Seiring dengan perkembangan teknologi, tak dipungkiri tiga serangkai juga terus melebarkan sayap dan merambah ke perpustakaan digital. Sehingga unttuk sementara waktu tiga serangkai belum menerima naskah dulu. Aplikasi perpus kita yang bisa diakses via gawai ini nantinya akan mengupload buku yang sudah diterbitkan dikemas dalam bentuk digital agar bisa dinikmati oleh banyak orang tanpa me geluarkan pesan. 

Tak hanya buku yang diurus, tiga serangkai juga menyediakan alat peraga pendukung sebagai penunjang kegiatan non baku. Alat peraga edukasi, mebel, alat kesehatan dan perlengkapan multimedia. 

Tak kalah menarik, sharing session dari penerbit Bhuana Ilmu Populer yang lebih dikenal BIP. Sudah tidak muda lagi, penerbit yang lahir pada tahun 1992 ini berfokus pada buku anak, edukomik, dongeng, picture book dan buku balita/anak lainnya. BIP punya dedikasi besar terhadap bacaan anak, sehingga selalu berusaha untuk menerbitkan buku-buku aman dan berkualitas untuk anak-anak. 

Tak hanya buku cetak saja fokus Penerbit yang usianya sudah melebihi setengah abad ini. BIP juga menerbitkan buku digital (e-book). Ribuan judul yang ditawarkan ke bebebagai sekolah dan peepustakaan diseluruh Indonesia. Soal penjualan buku, BIP memaksimalkan reseller yang sudah memiliki ribuan member untuk mempercepat terjualnya buku. 

Pencapaian BIP tak sebatas usia saja yang sudah tidak muda lagi, menjalin kerjasama internasional pun ditempuh sebagai upaya memperkuat identitas BIP menjadi penerbit buku anak terkemuka di Indonesia. Salah satu hal yang ditempuh yaitu dengan mengunjungi pameran Internasional. Buku-buku lokal karya penulis terkemuka di Indonesia. Bahkan copyright buku BIP terjual ke Malaysia,Vietnam dan India.

Closing statement dari semua penerbit kali ini yang kompakan, bahwa penerbit suka jiwa penulis yang tak hanya berhenti menulis ketika buku sudah terbit. Sebagai penulis harus gencar mengkampanyekan bukunya dengan promo. Kurang lebih begitu sesi tanya jawab yang saya catat sebagai akhir tulisan ini. 




Sumber Referensi : 

Talkshow festival literasi bacaan anak "Meet Up Publisher"

Posting Komentar

0 Komentar