Malioboro Yogyakarta Sekarang

Malioboro Yogyakarta Sekarang

Daftar Isi
Alhamdulillah, bisa menjejakkan kaki di Malioboro (27/8) meninggalkan kesan mendalam. Dolan sejenak ke Malioboro Yogyakarta Sekarang, wajah baru setelah sekian lama enggak main kesana. Rindu hunting kain, makan es krim gellato dll. Tempat bersejarah bagi saya dan suami juga, karena dulu pernah janjian ketemuan di Yogyakarta sebelum sah menjadi suami istri, Kwkwkwwk.
 
Malioboro Yogyakarta Sekarang


Kali ini perjalananku ditemani duo ganteng, si kecil dan suami. Satu lagi, Aji guide perjalanan kami yang sangat membantu mengarahkan selama dolan ke Malioboro.

Enggak beli buah tangan, hanya mampir sebentar sambil menunggu jam berangkat kereta untuk bertolak, balik ke Kediri. Lumayan, ada waktu 3jam an bisa kami gunakan untuk refreshing sekaligus biar sehat dengan jalan kaki.

Wajah Baru Malioboro Yogyakarta Sekarang

Yang saya tahu, saat masih tinggal serumah sama mertua, ketika main di Malioboro suasana pelataran dipenuhi para PKL yang berjualan disana. Macet menjadi hal yang wajar. 

Januari 2022, saat saya ada kesempatan dolan ke rumah mertua untuk transit karena hendak ke Pati buat menjenguk ibu, menangkap suasana baru Malioboro membuat rasa penasaran ini membuncah.

Arah jalan (mendekati) ke Malioboro yang biasanya bisa dilalui dua jalur, sekarang sudah tidak bisa. Ada penertiban PKL dan setelah saya membuktikan berkunjung ke sana ternyata enak dipandang, Malioboro Yogyakarta sekarang.

Jalan kaki lebih leluasa.Tidak berjubel dan berdesakan saat menikmati suasana Malioboro sore hari. Adakah yang sudah ke Yogyakarta dengan wajah baru Malioboro ? 

Tepat setelah kami berempat turun dari mobil ojek online, langsung berjalan menuju Malioboro. Si kecilpun mengikuti dengan jalan kaki, di gendong enggak mau. 

Nonton Bioskop Gratis di Malioboro Yogyakarta Sekarang


Perjalanan menuju ke tempat bioskop gratis cukup panjang ternyata. Kalau ditempuh dengan jalan kaki dan mengajak anak kecil kasihan juga. 

Bersyukurnya, si kecil tidak protes karena kecapekan. Mungkin juga karena pemandangan di Malioboro cukup menghiburnya. Lalu lalang kendaraan, delman termasuk para pedagang yang jualan mainan. 

Malioboro Yogyakarta Sekarang
Sesampainya di gedung bioskop mini (saya menyebutnya) cukup terkesima dengan pelayanannya sebelum masuk ruang. Diarahkan untuk isi gform melalui barcode sebagai data pengunjung. Saya, justru dibantu mbak.e karena cukup kesulitan masuk link.nya. Maklum, handphone lemot.

Usai isi data pengunjung, seluruh peserta yang hendak masuk disuruh ganti sandal batik yang telah disiapkan panitia. 

Seketika, saat masuk ke ruangan dengan membawa nomor duduk, kami menuju kursi. Tak menunggu lama, film dokumenter Jogja Kembali dimulai. Si kecil cukup antusias menonton. Meski dia tidak paham, justru si kecil membuat guyonan yang cukup mengundang tawa dari penonton lainnya. "O.... itu to Indonesia" 😂. Sayapun ikut tersenyum.

Penonton bubar, sebelum keluar berderet panjang dengan space lima baris-lima baris untuk mengantri menyerahkan nomor duduk. Sandalpun kami lepas. Kok cepet banget (batinku). Dua puluh menit nonton film dokumenter Jogja Kembali.

Malioboro Yogyakarta Malam Hari

Tidak terasa, dolan ke Malioboro sudah memasuki waktu Indonesia malam. Keramaian masih menyelimuti suasana Malioboro Yogyakarta malam hari. Sayapun cekrek-cekrek ambil gambar dan video sepanjang jalan yang kami lewati. 

Maklum, mumpung bisa main jadi memanfaatkan momen. Cukup menyirami dahaga dari lamanya absen dolan bareng suami dan anak.

Malioboro Yogyakarta Sekarang

Nah, hal baru yang saya tahu jalan Malioboro Yogyakarta ditutup pukul 5 sore. Itu artinya, bila hendak ke tujuan lain harus pasang alarm biar bisa lebih leluasa melalui rute jalan yang diinginkan.

Bagi saya, Yogyakarta memang selalu ramai ya. Banyak yang jalan bareng keluarga, pacar, teman dengan berjalan kaki lewat jalan sepanjang Malioboro. Hiasan kota Malioboro begitu khas dibanding kota lainnya. 

Wajar bila turis tak bosan berkunjung ke Yogyakarta. 

Hal baru bagiku, setiap tempat bersejarah yang berhak dikunjungi oleh pengunjung secara gratis di bagian pintu depan ada penjaga yang memakai baju batik khas kayak prajurit dengan membawa senjata. Apa saya yang kudet ya, akan hal ini ? Secara pemandangan Malioboro Yogyakarta Sekarang lebih menarik dari sebelumnya.

Hanya satu yang saya sayangkan, ramai pengamen. Banyak sekali pengamen yang bergantian menghibur pengunjung yang duduk santai bersama keluarga.

Adakah yang merindukan atau berencana mau dolan ke Malioboro Yogyakarta Sekarang? Yuk, dijamin enggak bakal mengecewakan. Ada beberapa tempat yang bisa kamu eksplore secara gratis. Siapkan uang yang cukup biar enggak khilaf belanja banyak. Meskipun Malioboro sekarang sudah ditertibkan, para PKL tetap berjualan disana kok. Hanya saja tempatnya yang bergeser agak kebelakang. 

Semoga bermanfaat, sedikit berbagi pengalaman saat bawa anak kecil main ke Malioboro.

Posting Komentar