Kebaikan Amal Didunia Menentukan Kematian Seseorang

Allohu Akbar, jenazah A Eril telah ditemukan dua hari lalu (9/6). Kami ikut lega dan tenang akan kabar baik itu. 

Apalagi jenazah A Eril yang ditemukan masih utuh tanpa kurang suatu apapun. Bukti nyata bahwa kebaikan amal didunia menentukan kebaikan di akherat.

Ya, kejadian tenggelamnya A Eril membuat segala kebaikannya yang belum pernah diketahui publik terungkap satu persatu sebagai mengenang jejak kebaikan almarhum. 

Kebaikan Amal di Dunia dan Akherat Menentukan Kematian Seseorang

Kalimat itu yang menjadi perhatian saya. Menulis artikel ini, menjadi pengingat saya untuk menjadi manusia yang lebih baik. 

Berbenah atas segala kebaikan amal apa yang telah saya tanam. Kelak yang akan menjadi pemberat amal timbangan kebaikan di akhirat nanti. 

Ya Rab, ijinkan hambamu ini untuk selalu dekat dan ingat akan kehadiranmu di berbagai kondisi. Aamiin

Kebaikan Amal di Dunia Selama  Eril Hidup

Berdasarkan ulasan jujur Pak Ridwan Kamil dalam status di instagramnya, jasad A Eril utuh, menoleh ke kanan, wangi seperti daun eucalyptus. Masha Allah.

Saya sampai mencari literasi terkait bagaimana proses jasad seseorang tetap utuh ketika tenggelam di dasar air. Suatu mukjizat yang diberikan kepada orang pilihan oleh Allah, yaitu A Eril. Tenggelam selama 14 hari tapi jasadnya masih utuh. 

Eril

Alasan secara ilmiah, Sungai Aare dinginnya seperti isi kulkas dan minim fauna. Saat A Eril tenggelam di dasar air ia terjaga karena membeku sehingga mikroorganisme dalam jasad yang dinyatakan meninggal setelah beberapa menit bekerja lebih lambat. 

Jasad yang perlahan tenggelam juga tak bisa diketahui pasti bisa naik dan mengapung. 

Sungguh membaca penjelasan singkat yang diunggah Gubernur Jawa Barat dan saya tambah penjelasan dari referensi lain, menggetarkan hati. Jika tanpa kuasamu ya Rab, tak mungkin semua ini terjadi.

Begitu banyak pelajaran hikmah yang bisa kita ambil dari kejadian ini. 

Kebaikan Amal di Dunia Bukti Nyata Akan Kuasa Sang Illahi

Terekam hangat betapa indahnya penemuan jasad A Eril yang berakhir melegakan. Terkhusus untuk sang ibu Atalia, insha Allah saya faham betul bagaimana perasaannya. Doa ibu serta muara kasih sayangnya terus mendoakan kebaikan A Eril dari awal terseret arus deras sungai hingga ditemukannya jasad anak gubernur Jabar ini membuat ibu Atalia lebih tegar dari sebelumnya. 

Ia mengaku baru kali ini kuat berbicara di depan umum. Ya, kurang lebih mungkin beberapa hari sebelumnya masih memikirkan bagaimana akhir pencarian A Eril yang tenggelam di sungai Aare.

Terpancar rasa lega itu, kamipun turut senang dan secara pribadi saya belajar ikhlas akan kejadian itu. Allah maha baik, ketika Allah telah mencintai hambanya, maka ia pun menjadikan makhluk lain untuk mencintainya.

Kebaikan Amal di Dunia Eril Mengantarkan Jasadnya ditemukan  Sosok Baik

Orang baik yang turut menjadi perantara orang yang menemukan anak pertama Ridwan Kamil. Seorang guru SD bernama Geraldin Geldi menemukan jenazah Eril di Bendungan Engehalde. Sekitar 5,6 km dari tempat tenggelamnya di Sungai Aare. Pak Ridwan Kamil mengucapkan terimakasih kepada guru tersebut. Disini, kita bisa belajar bahwa kebaikan hati seseorang juga yang akan membawa pertemuan kita diranah pijakan manapun dan Allah berikan pertolongan melalui mereka. 

Eril

Banyak masyarakat yang iri akan sosok Ridwan Kamil yang begitu amanah menjaga titipannya. Mencari sepenuh hati dan setelah dipertemukan lagi beliau memandikan jasad anaknya secara Islam, memeluk, membelai dan melihat senyumnya walau dengan kondisi yang berbeda. 

Ya Allah, sekali lagi hanya orang pilihan yang mampu menjalani skenario kehidupan seperti itu. Jutaan orang turut mendoakan, merasa kehilangan sosok baik hati dan suka membantu sesama. Ril, kehadiranmu mengharumkan namamu. Membuat saya sebagai orangtua juga meraba diri ini. Pantaskah jika saya meminta ini dan itu sedangkan amal kebaikan saya masih ringan. Ya Rab, maha besar segala kuasamu. Engkau yang memberikan nyawa engkau pula yang memusnahkan manusia di dunia dengan caramu. Sejatinya, apa yang ada di dunia ini memang titipanmu. Jadikan kami hambamu yang beruntung, tetap mengingatmu sampai akhir hayat. 


PS : Artikel ini dibuat untuk memenuhi tantangan #onedayonepost. Tulisan non fiksi ini terinspirasi dari artikel berita laman detik.com yang ditulis oleh tim conten kreatornya. Tulisan ini sebagai bentuk mengikat rasa sekaligus berbenah diri menjalani peran dengan baik. Tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi, bahwa kuasa Allah menjadi bukti Eril adalah manusia pilihan yang begitu banyak disayangi orang. 




Sumber Referensi :

Gambar dari screenshot 

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6121656/cerita-lengkap-penemuan-jasad-eril-anak-ridwan-kamil-oleh-bu-guru-di-swiss#aev

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6120545/mengapa-jasad-yang-tenggelam-berhari-hari-tetap-utuh-ini-penjelasan-ilmiahnya?tag_from=mnews_beritaTerkait

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6121529/5-kriteria-mati-syahid-menurut-rasulullah-saw--terkena-wabah---tenggelam?tag_from=mnews_beritaTerkait

Related Posts

2 komentar

  1. Kuasa Allah diatas segalanya.. Makasih mba ngingatkan lagi amalan apa saja sdh kita lakukan untuk persiapan kematian. Karena ajal kita ga pernah tahu.. Smg alm husnul khotimah aamiin

    BalasHapus
  2. Kuasa Allah memang tiada yang menandingi ya.

    BalasHapus

Posting Komentar