Ganti Judul dan ALt sendiri

Jadi Generasi Pilah Sampah Plastik

Seorang ibu hendak pergi ke pasar membeli kue tradisional ditemani si kecil.Sesampainya di tempat, sang ibu sudah menyiapkan godie bag berwarna hijau dengan niatan kue yang mereka beli dimasukkan ke dalam tas.

"Mbak, nggak usah dimasukkan kantong plastik ya"! Saya bawa tas sendiri dari rumah.

Tangan sang ibu sembari menyodorkan ke hadapan penjual kue tradisional

"Nggak apa-apa Bu, tumpah nanti kalau ditaruh sembarangan di tas"

Padahal, semua kue yang ibu beli terbungkus plastik berisolatip.

Runtuh hati sang ibu. Menyiapkan sedemikian rupa dari rumah, sebuah godie bag khusus buat wadah jajan/kue. Berharap, kontribusinya menjaga lingkungan untuk diet sampah secara tidak langsung disambut dengan dukungan dan senyum manis oleh penjual kue itu. Yang ada, sanggahan darinya langsung memasukkan kiet ke kantong plastik. Hufttt

Generasi Pilah Sampah Plastik

GIDKP, Inisiator Gerakan Diet Sampah Plastik

Pemerintahan ibu kota Jakarta telah memberlakukan kantong plastik berbayar sejak tahun 2019.Dilansir dari sebuah laman terpercaya dietkantongplastik.info, gerakan tersebut telah didahului GIDKP (Gerakan Indonesia Diet Plastik) yang mana sejak 2016 telah memberlakukan #Pay4Plastik. Tidak ada kantong plastik gratis 

Berkat upaya tersebut, Indonesia mampu menghemat penggunaan plastik hingga 55%. Andai ya, semua warga pelosok tanah air konsisten melakukan diet plastik. Permasalahan klasik akan sampah masyarakat Indonesia yang tak kunjung usai akan menurun.

Itu baru sampah plastik saja yang dibahas. Belum sampah lainnya. Sampah organik, sampah kain, sampah kosmetik yang kamu pakai, dan lainnya. 

Berpartisipasi Dalam Gerakan Diet Sampah Plastik

Pernah nggak sih, kamu berupaya penuh ikut menjaga bumi pertiwi agar tetap aman untuk beberapa puluh tahun ke depan?

Sebagai seorang ibu, beberapa tahun terakhir semenjak berseliweran flyer mengenai lomba blog bertemakan lingkungan, secara tidak langsung saya ikut membaca literasi terkait. Awalnya, hanya berniat ikut lomba blognya, tapi secara tidak langsung hal itu cukup menggetarkan hati untuk to do.Dalam artian, perlahan saya mulai berfikir untuk melakukan gerakan cinta lingkungan dengan : 

1. Berusaha konsisten bawa godie bag saat belanja

Saat bepergian, selain membawa tas berisikan uang, godie bag saya upayakan selalu saya bawa. Baik yang berukuran besar dan kecil. Selain itu, bawa juga kantong kresek bersih buat jaga-jaga.Saat pergi belanja, berupaya membawanya sebagai pengganti kantong plastik. Di pasar, swalayan terdekat, ke toko kelontong termasuk ke a******t .

Generasi Pilah Sampah Plastik

2. Membawa tempat makan dan botol minum sendiri

Rutinitas wajib sebelum berangkat ke sekolah. Membawa bekal sendiri sekaligus menyiapkan bekal anak lengkap dengan wadah dan air minumnya. Berupaya penuh mengurangi sampah plastik pokoknya.

3. Ikut gerakan #GenerasiPilahPlastik Bersama Rinso vs Anteraja

Tepatnya, bulan Mei lalu saya ikut gerakan #GenerasiPilahPlastik bersama Rinso yang berkolaborasi dengan Anteraja. Melalui link yang yang disediakan, siapapun boleh mengisi form yang berisi pemberitahuan berapa banyak sampah plastik yang akan di daur ulang. Saat itu ada kriteria sampah yang ditentukan. Sampah Plastik, botol plastik, botol bekas sampo, kardus dan apa ya lupa saya 🤭.

Generasi Pilah Sampah Plastik

Minimal pengiriman satu kilo, setelah selesai isi form secara otomatis akan ada notif email yang masuk sebagai tindak lanjutnya. Kemudian sampah akan dijemput pihak Anteraja sesuai jadwal yang telah disepakati bersama. Lumayan, sampah plastik yang ada dirumah jadi berkurang. 

Salut dengan prodak yang mengusung tagline ramah lingkungan. Jadi, bungkus prodak rinso itu ternyata hasil daur ulang hlo.   

Ada juga salah satu perusahaan yang terjun dalam upaya besarnya untuk mengolah sampah sesuai jenisnya. Ialah waste4change perusahaan yang telah menjalin kerjasama dengan perusahaan lainnya dalam hal pengolahan sampah. Pusatnya ada di Bekasi, saya pernah nyoba sekali kirim kesana. Tinggal main ke websitenya waste4change.com kemudian isi form sesuai perintah. Nanti bakal ada kode yang kamu dapatkan baru kemudian kirim sampahnya ke ekspedisi. 

generasi Pilah Plastik

Semoga tulisan singkat ini lumayan memberikan sedikit gambaran untuk bergerak dari rumah melalui hal kecil. Yuk jadi generasi bijak pilah sampah. 

Tulisan ini dibuat sebagai reminder diri ini yang masih jauh dari kata konsisten ikut menjaga bumi agar tetap lestari. Semoga aku, kamu dan siapapun yang baca tulisan ini, Allah selalu beri kemudahan untuk sadar diri melakukan hal-hal kecil yang bisa kita terapkan mulai dari rumah. Sebagai upaya diet sampah plastik untuk menekan kebiasaan kita menggunakan kantong plastik.








Referensi 

https://dietkantongplastik.info/

waste4change.com

Related Posts

7 komentar

  1. Masih menjadi pe er banget nih untukku khususnya.. Padahal tau bahaya dan negatifnya dr sampah" ini.. Menjaga konsisten itu memang tidak mudah ya.. Bismillah semoga saya jg bisa lebih konsisten memilah sampah..

    BalasHapus
  2. Wah gerakan yang menarik! Apresiasi buat Rinso dan Anteraja sudah sangat perhatian dengan kondisi bumi kita.

    BalasHapus
  3. Program rinso ini keren ya. Upaya mengurangi sampah plastik begitu nyata, sampai menjemput sampah plastik dari rumah2 secara percuma dan menggunakan plastik daur ulang dalam produknya. Kereenn

    BalasHapus
  4. Gerakan diet sampah plastik ini harus dimulai dari diri sendiri. Di kantor, dari puluhan dokter, hanya aku yang selalu bawa tepak makan. Lainnya pada mbungkus di kantin. Salut deh buat rinto dan anteraja yang sudah memprakarsai gerakan #GenerasiPilahPlastik

    BalasHapus
  5. Aku juga kalau beli makanan kayak camilan or lauk gitu pasti bawa tempat sendiri. Untungnya kalau di tempatku ambil sendiri langsung bayar kasir mbak. Mereka ga ngewadahin plastik lagi. Jadi bisa minim penggunaan plastic.

    BalasHapus
  6. Kami di sini sekarang sejak ada larangan pakai kantong plastik nih kami selalu bawa goodi bag. Dan membawa tumbler

    BalasHapus
  7. Alhamdulillah ya sekarang makin banyak yang peduli lingkungan. Yukkk kita juga semangat dan konsisten belajar zero waste.

    BalasHapus

Posting Komentar