Ganti Judul dan ALt sendiri

Tips Agar Anak Tak Bosan Diajak Membaca

Bagaimana jika anak menunjukkan sikap bosan saat diajak membaca ? 

Pernah mengalami hal yang sama ?

bosan diajak membaca 

Kali ini aku mau sharing sedikit tentang perjalananku menjaga konsistensi membaca nyaring bersama si kecil. Pernah juga aku menuliskan bagaimana effortku membentuk habit ini. Sebab, bukan sejak bayi aku mengenalkan buku ke anak, jadi lumayan juga perjuangannya.

Ketika Anak Bosan Membaca Nyaring, Bagaimana ?

Bisa dicermati terlebih dulu, si kecil menunjukkan rasa bosan itu karena apa ? Biasanya, kalau Mas Andra diajak membaca buku baru sangat antusias ketika aku membawakan cerita dalam buku dengan intonasi suara yang aku variasikan seperti isi cerita. Dalam artian, menggunakan olah suara macam pendongeng. Selain itu, aku juga berusaha masuk dalam isi cerita sehingga belajar olah emosi juga walau sebenarnya mood sedang nggak semangat 😆

bosan diajak membaca

Akan berbeda lagi pengalamannya, jika dari awal kami berdua sudah sepakat buat baca buku. Dia mah, ayok aja jawabnya. Pinter-pinternya orang tua mengambil isi hati anak agar dia antusias. 

Bisa juga melakukan aktivitas bareng dengan menggambar tokoh dalam buku yang kemudian diwarnai, digunting dan dikasih tusuk dari stick es krim jadi alat peraga. Inipun bisa jadi aktivitas bersama yang dikerjakan antara orangtua dan anak, bagaimana seru bukan ?

Kejadian lain, saat koleksi buku dirumah hanya itu-itu saja Mas Andrapun seringnya bosan. Nah, biasanya sebelum membaca nyaring aku menawarkan dulu kepada dia mau baca buku yang mana. Aku suruh ambil sendiri bukunya. Kadang dia mau, kadang juga enggak. Tergantung moodnya. Bahkan pernah kejadian pula emak suka buku ini, dia suka buku lain, ya sudah aku menurunkan ego buat baca buku yang dipilih anak meskipun yang dibaca buku itu lagi dan lagi .

Alternatif lain, bisa juga ajak anak ke perpustakaan daerah setempat. Atau ajak anak ke toko buku buat lihat kondisi sekaligus menjelaskan ke anak bahwa ini lho toko buku. So far, aku biasanya libatkan Mas Andra buat pilih buku sendiri tapi tetap dengan pantauan emak. Sebab dia sukanya masukkan ke keranjang tanpa tahu ini buku yang dibutuhkan apa tidak. Secara usia tiga tahun kan belum paham ya, dia beli buku mana 🤣. Setidaknya ada obrolan hangat untuk menjadikan biar dompet juga isinya tetap aman.

Cara lain yang aku lakukan ketika ingin buku anak tapi duit belanja nggak bisa ditawar lagi, biasanya aku ikut challenge membaca nyaring. Mengingat sudah ikutan banyak kali, jadi seringnya mentarget harus menang. Meski demikian, trik dan usaha aku kencangkan. Alhamdulillah pokoknya, saat butuh buku baru Allah kasih kemudahan. Meski setiap kali ikut lomba juga ada yang kalah, tapi tak mengapa.

bosan diajak membaca

Terakhir, yang paling mudah buat baca buku anak yaitu lewat aplikasi let's read. Banyak banget bacaan anak yang bisa dipilih dengan beragam kategori bahkan bisa juga menyesuaikan levelnya. Catatan, buat anak usia tiga tahun ke atas boleh diajak membaca bareng lewat handphone langsung. Kalau buat anak dibawah dua tahun dan bayi, lebih baiknya teks bacaan dari let's read di print baru dibacakan ke anak. Lewat aplikasi yang besarnya sekitar 11Mb ini bisa didownload dan dipilih mau size kertas yang model apa bisa semua.

bosan diajak membaca

Jika Anak Nggak Mau Dibacakan Buku Bagaimana ?

Mungkin ajak anak membaca ini hal pertama yang kamu lakukan atau hal ke sekian yang belum berhasil kamu upayakan. Tenang, jangan menyerah, usahakan terus sampai kamu berhasil. Langkah diatas bisa coba dipraktekkan dirumah. Saat semua udah kamu lakukan tapi anak tetap tidak antheng ( diam, menyimak) atau masih sambil mainan, tenang, telinganya tetap mendengarkan kok. Hanya saja konsentrasinya belum penuh ke buku.

Buat aktivitas membaca itu menyenangkan, olah emosi emak/bapaknya agar tenang, karena emosi itu menular maka wajib bagi orangtua menghargai setiap anak berproses.

Penutup

Tidak ada kata sulit bagi orangtua untuk mengenalkan habit baik pada anak. Tinggal seberapa upaya orangtua mengusahakannya. Hanya ada dua pilihan, mau atau tidak. 

Setelah aku buktikan, ternyata iya ya. Bahwa ada makhluk kecil yang kita undang buat dijaga, dirawat dan kita antarkan dia pada manusia sebaik-baiknya. Dewasa nanti, dia bakal mandiri dan kita sebagai orangtua harus menyiapkan bekalnya sejak dini.

Semakin dini kita mengenalkan kebiasaan baik pada anak, itu akan jauh lebih mudah. Ketimbang dia sudah mulai tambah besar. Sisi lain, mending terlambat sih dari pada enggak mau mengusahakan. So, kamu mau pilih mana ?Yuk, sharing, pengalaman emak/bapak dalam mengupayakan aktivitas membaca saat anak bosan diajak membaca.

Related Posts

2 komentar

  1. Reza Liswara14/7/22 15:08

    Menarikk mbak tipsnya, maukucoba ah ke keponakan temen. Siapa tau bisa hehehe

    BalasHapus
  2. Bemanfaat banget sih ini buat aku yang sering ngajak ponakan aku baca

    BalasHapus

Posting Komentar