Serba-serbi Ibu Bekerja Tanpa Pembantu Dirumah

Serba-serbi Ibu Bekerja Tanpa Pembantu Dirumah

Daftar Isi
Begini rasanya menjadi ibu bekerja tanpa pembantu. Semua harus bisa dihandle dengan baik.

Baik menurutku adalah tetap mendampingi aktivitas si kecil bermain, rumah rapi, urusan dapur aman, cucian tidak menumpuk, setrikaan menggunung dapat terselesaikan 😃, aquarium ikan terpantau bersih dan apalagi ya ?

Oke, kali ini aku akan sharing terkait ibu bekerja tanpa pembantu, agar rumah tetap rapi, suami dan anak terpenuhi kebutuhannya.

Begini, keadaan rumah tangga kami sedang diuji dengan status long distance marriage. Aku seorang ibu bekerja dengan satu orang anak dan dirumah tidak ada pembantu.

Jauh dari sanak saudara dan orangtua pula. Kami ini pendatang, yang memang sejak sebelum menikah sudah berkomitmen untuk kehidupan rumah tangga.

ibu bekerja tanpa pembantu
freepik.com

Serba-serbi Ibu Bekerja Tanpa Pembantu Dirumah

Peran Istri Patuh Suami

Aku sih menikmati saja peran ini. Dikarenakan anak masih satu, jadi aku berusaha menghandle semua jobdesk di dlrumah semampuku.

Jelasnya, tetap ada skala prioritas yang aku tanamkan dalam diri. Pasalnya, kalau mau rumah rapi dari sudut paling depan ke belakang ini tergantung sama yang punya rumah juga.

Apalagi aku dan suami LDM jadi agak santai untuk peran sekarang. Enggak melayani suami buat menyiapkan hidangan makanan. Tentu akan berbeda jika waktunya suami pulang, ya peran istri wajib dilaksanakan sesuai ajaran agama. Bahwa seorang istri wajib melayani suami dengan baik dan patuh kepadanya

Peran Ibu Bagi Anak

Si kecil memang masih balita, itu artinya aku harus tetap bisa memenuhi kebutuhannya secara keseluruhan. Lebih banyak melakukan apa-apa sendiri, soal pengasuhan juga enggak boleh lengah dalam membersamai aktivitas anak.

Apalagi sekarang sudah tidak 24jam lagi berada di dekat si kecil, jadi mana aktivitas yang perlu di skip dulu, yang butuh dilakukan segera dan aktivitas mana yang harus benar-benar diprioritaskan buat mendampingi si kecil adalah kunci

Aku menyampaikan begini sekaligus reminder buat diriku sendiri. Aku sangat berharap, meskipun menjadi ibu bekerja dan tanpa pembantu aku tetap bisa menjalankan peran dengan baik. Terutama buat di kecil dan suami. Bismillah ya, bantu doa.

Peran Ibu Bekerja Biar Rumah Tetap Rapi

Definisi rapi setiap orang punya kriteria masing-masing ya. Kalau untuk kerapian akan isi rumah, dimataku asal rumah tidak berantakan banget bagiku sih enggak masalah. Kalau pas suami tidak di rumah ya 😂. Saat suami di rumah ya jelas harus beda, tetap aku usahakan agar rumah tetap rapi.

Biasanya uang cukup mengganggu pemandangan mata ialah cucian dan setrikaan yang menggunung. Dua tugas ini yang biasanya aku lakukan dua kali dalam seminggu.

Badan capek gaes, bila setiap hari nyuci dan nyetrika. Terlebih karena di rumah cuma berdua otomatis cucian dan setrikaan kalau setiap hari dilakukan ya akan boros air dan listrik. Jadi sebisa mungkin aku memanage dua pekerjaan itu sesuai moodku juga.

Kalau untuk menyapu ini sesuai kebutuhan. Kalau lantai kotor banget ya segera saja disapu. Urusan mengepel juga begitu. Yang penting tanaman setiap hari di siram, ikan di aquarium dikasih makan serta menyapu halaman depan ini wajib setiap hari.

Urusan perut, sebisa mungkin tetap aku masak di rumah. Kalau beli itu jarang, kecuali kalau malas masak ya beli saja. Cukup menantang sebenarnya menjalankan dua peran tersebut. Rumah harus rapi dan pekerjaan rumah harus tertangani. Urusan anak juga harus terlayani dengan baik.

Bagaimana Ibu Bekerja Tanpa Pembantu Menyelesaikan Pekerjaan Rumah

ibu bekerja tanpa pembantu
freepik.com


Bisa dikatakan kalau membahas ini rasanya nano-nano ya kayak permen. Saat fisik capek, sering banget aku mengabaikan pekerjaan rumah yang semestinya aku kerjakan. Terutama bab setrikaan. Apalagi pas aku harus menulis untuk mengejar deadline ngejob dan lomba. Wah, ini yang sering menguji iman.

Paling sering aku mendahulukan urusan blogging. Selama baju yang aku pakai tercover, aku lebih menunda dulu untuk menyetrika.

Jadi aku punya skala prioritas buat menyelesaikan satu per satu tugasku. Kalau untuk kebutuhan anak, biasanya kalau membahas bab bermain tetap aku luangkan buat si dia tanpa adanya distraksi. Bahkan si kecil kadang juga ikutan berperan membantu ku di saat memasak, mencuci dan mengepel. Kadangkala kalau pas menyapu dia juga berperan.

Ya begitulah, aku tetap memberikan kesempatan baginya untuk melakukan apa yang dia lihat dari ibunya ini. Disitu, aku sembari menghela nafas, kalau pas enggak terburu-buru sih oke saja ya. Akan berbeda bila aku memburu waktu dan akunya yang enggak sabar jadinya terkesan membatasi ruang dan gerak anak buat membantuku.

Kalau dipahami sebenarnya ini bagian dari life skill anak yang seharusnya diajarkan oleh orangtua untuk sang buah hati. Bagaikan bermain bersama lah intinya. Reminder banget buatku

Ibu bekerja maupun ibu rumah tangga tanpa pembantu aku menyebutkan ibu hebat. Bukan untuk mengunggulkan diri sendiri tapi itu sebuah kenyataan.

Pekerjaan menjadi ibu rumah tangga itu enggak ada habisnya. Apalagi kalau di rumah masih ada anak kecil saru atau dua. Keterampilan untuk bisa dalam memegang semua peran pasti dibutuhkan. Terutama memasak, mencuci baju, menyetrika dan memenuhi kebutuhan suami.

Terbaiklah pokoknya. Suka salut sama salah satu temanku. Ibu dua bocil yang saat ini sedang merantau ke luar negeri karena ikut suami di Amerika. Sering memantau statusnya di media sosial bikin salut.

Mulai dari memasak dan momong dia lakukan sendiri. Kalau mau bayar pembantu itupun mahal, katanya. Wah, apalagi temenku ini senang nulis. Dan beliau masih terus mengusahakan agar tetap bisa produktif menulis adalah hal membanggakan bagi seorang ibu. Hitung - hitung bisa buat me time dan menjadi jurnal menikmati perjalanan hidup di tanah negara orang.

Yuk para ibu-ibu. Apapun statusmu saat ini mari nikmati. Jalankan sesuai peran dengan sebaik mungkin. Semoga lelah ini karena lillah sebagai amal kebaikan menggapai surga.

Keluarga adalah harta yang berharga. Mereka adalah titipan yang wajib dijaga sebaik mungkin. Semangat, semoga diberi kemudahan untuk melakukan itu semua.

Nah, bagaimana dengan kamu mom ? sharing yuk, barangkali mom juga sama denganku. Berperan sebagai ibu bekerja tanpa pembantu atau ibu rumah tangga tanpa pembantu ?

Posting Komentar