Ganti Judul dan ALt sendiri

Unsur Intrinsik Fiksi Mini

Terdongkrak semangat akan menulis antologi kembali mencuit. Usai mengikuti zoominar gratis bersama Gol A Gong dan SIP Publishing membuat saya tergugah untuk menulis buku lagi. Bisa dikatakan cenderung cukup sulit di waktu bersamaan ngopeni bloger dan ikut kelas OPREC ODOP Batch 10, tapi tetap harus di coba dan diusahakan.

fiksi mini

Membahas apapun terkait kumpulan cerita pendek dimana ada beberapa hal yang mau kusampaikan lewat tulisan ini. Lebih tepatnya membahas flash fiction atau yang sering disebut cerita pendek (Fiksi Mini)

Awal Mula Eksisnya Cerita Pendek (Fiksi Mini)

Tak banyak diketahui eksisnya sang penemu, fabel-fabel Aesop (620-560 SM) seorang yang diperkirakan lahir di ASIA ini merupakan seorang Yunani kaya. Aesop mengarang dongeng dan menceritakan apa yang ada dalam pikirannya dengan tujuan menghibur orang.

Lambat laun ia menuliskan dongeng tersebut menjadi kumpulan cerita sekitar tahun 300 SM. Diantara karya fabelnya yang terkenal yaitu Rubah dan Anggur dan Serigala Berbulu Domba. Seru kalau mencermati dari judulnya saja.

Seiring berkembangnnya teknologi dan informasi kebutuhan pembaca semakin bergeser. Sepuluh tahun yang lalu buku fisik masih menjadi buruan remaja, pelajar, dewasa dan siapapun yang gemar baca. Arus teknologi berkembang pesat, muncul platform online yang membuat cara baca terkini menjadi berubah.

Masyarakat lebih suka cerita yang pendek namun padat. Tidak perlu megnhabiskan waktu berhari-hari sudah bisa melahap bacaan kaya makna yang bisa diselesaikan sekali duduk.

Kriteria pembaca pun mulai muncul dengan beberapa istilah seperti pembaca yang selalu terburu-buru. Maunya baca cepat tapi dapat isi bacaan yang padat. Sisi lain, generasi sekarang juga lebih cepat bosan, cenderung menyendiri, harus langsung terhubung dengan isi bacaan sudah bisa dapat informasi menyeluruh. Trend membaca menjadi berubah, para penulis berinovasi membuat cerita pendek dengan kriteria tertentu dimana pembaca tetap antusias membaca dan apa yang didapat tidak membosankan.

Lahirlah pentigraf (cerpen tiga paragraf) dan flash fiction (Fiksi Mini). Dua hal ini yang sempat disinggung oleh Gol A Gong. Namun saat zoominar topik yang dibahas lebih ke fiksi mini. Flash fiction masih menjadi topik trend yang cukup banyak diminati penulis dua bulan terakhir.

Tiga Jenis Cerita Pendek

1. Cerita Mini/ Fiksi Mini (Flash Fiction)

Gampang-gampang susah menulis fiksi mini. Pasalnya ada beberapa syarat yang harus dikuasai dan dipenuhi penulis untuk bisa disebut sebagai fiksi mini. Terdapat minimal tiga tokoh dalam cerita, terjadi dalam satu tempat dan berakhir dengan plot twist. Memberikan kejutan pada pembaca di akhir tulisan.

Tenang, kamu bisa belajar bertahap kok untuk bisa menulis cerita pendek. Ada yang menyebutkan cerita mini versi twitter, dengan maksud cerita pendek yang ditulis tak melebihi 144 kata. Ada juga yang mengatakan cerita mini ala facebook. Bisa ditulis lebih panjang 400 kata dan ada juga yang versi instagram, menyesuaikan platform yang digunakan.

2. Cerita Pendek Panjang (Long Short Stories)

Cerita yang ditulis agak panjang jika dibandingkan dengan fiksi mini.  Contohnya seperti mendekati novel.

3. Cerita Pendek (Short Stories)

Cerita pendek yang diakui secara standar dan sudah menjadi komitmen bersama di koran

Unsur Intrinsik yang Jadi Patokan Menulis Fiksi Mini


Ide, premis, sinopsis, tokoh, setting waktu, setting tempat, dialog, konflik, diksi dan majas.

7 Unsur Penting Fiksi Mini

Terdapat beberapa unsur yang harus dipenuhi dalam menulis cerita pendek (mini) ini. Diantaranya berpikir minimalis, karakter harus kuat, setting cerita terjadi di satu tempat dan satu waktu. Misalnya dikamar, di pinggir jalan atau toilet. Konflik selesai saat itu juga. Diksi (pilihan kata) yang kuat dan sedikit kata. Ending yang mengejutkan (twisted ending, plintiran cerita). Alur cerita cepat dan cerita tidak bertele-tele. Bagaimana, semakin tertantang untuk segera praktek menulis cerita pendek ?

Agar kamu terbiasa menulis fiksi mini, tentunya ya harus ada latihan dan terus latihan. Sisi lain, alur yang sebenarnya harus kamu tempuh sebelum menulis itu kamu harus bisa menulis berita, feature, essay, fiksi mini, dan cerita pendek yang standar kemudian menulis novel. Point penting ini yang disampaikan Pak Gol A Gng di forum, selebihnya tanya jawab kemudian peserta disuruh praktek. Outputnya, peserta mendapat kesempatan menulis antologi bareng duta baca periode 2021-2025 dengan menulis fiksi mini. Yuk cobain sekarang. 

Related Posts

3 komentar

  1. Wihh kebetulan banget aku lagi pengin-penginnya mulis fiksi mini. Sekarang jadi tau kalo fiksi mini ternyata ada jenisnya. Heuheu, makasih banyak, Kakk, udah angkat topik iniii.

    BalasHapus
  2. Berarto fiksi mini ini berbeda dengan cerpen kebanyakan dong, Kak?

    BalasHapus
  3. baru tau fiksi mini ada beberapa jenis

    BalasHapus

Posting Komentar