√Nikita Willy Memilih Menjadi Ibu di Tengah Popularitas

Nikita Willy Memilih Menjadi Ibu di Tengah Popularitas


Obrolan di podcast antara Atta Halilintar bersama Nikita Willy dan Indra Priawan membuat saya ingin menuliskannya di sini. Antara salut dan jempol empat untuk mereka.

Nikita Willy, Ratu Sinetron yang selalu ada di film manapun. Seakan menjadi ajang mengekspresikan dirinya sebelum akhirnya menikah dengan Indra dan kini Nikita Willy memilih menjadi Ibu Rumah Tangga. Tentu melalui proses yang tidak sebentar untuk bisa mengambil keputusan besar itu. Meninggalkan sejenak dunia akting, namun tetap masih bisa berekspresi di depan layar kaca untuk iklan dan podcast yang didirikan.

Semenjak kehadiran Issa Xander Djokosoesanto, kehidupannya berubah. Bahkan prioritas utamanya sekarang adalah keluarga. Pesona NikWill yang lebih teduh, makin bijak, dan menjadi ibu panutan bagi para ibu muda.

Seni Parenting: Disiplin dan Kemandirian

Nikita Willy adalah sosok yang suka membaca buku parenting. Beberapa postingan di Instagramnya mulai dipenuhi dengan ulasan. Sosok rendah hati yang terpancar dari kata-kata yang disampaikan di setiap podcast-nya, sungguh saya pun mengakui kalau NikWill ini berubah drastis. Sosok keibuannya mendominasi.

Beberapa ilmu parenting yang sering dibagikan olehnya melalui media sosial sangat inspiratif. Seakan bisa jadi panutan para ibu muda untuk meniru gaya parenting-nya. Potongan video pendek yang sering muncul di medsos memperlihatkan ia berkata, "Bukan berarti aku yang lebih benar. Aku ada kok fase di mana 'hiiiiih, susah juga ya jadi orang tua. Begini banget ya punya anak dua'."

Jawaban NikWill tegas, dia tidak mau terlalu dipuji Atta Halilintar. NikWill dan Indra mengakui, justru parenting yang diterapkan ke anaknya adalah warm (hangat), namun lebih ke tegas. Bagiku ini adalah fakta. Melihat beberapa story yang diunggah, Nikita Willy membagikan cara dia mengatur waktu tidur anaknya dengan sangat disiplin. Istilah kerennya, sleep training. Mulai dari disiplin yang gagal diterapkan hingga akhirnya dia berhasil mendisiplinkan sleep training ke anak keduanya.

Parenting lain yang dia tunjukkan, Nikita Willy juga sangat bijak dalam merespons tantrum anaknya. Aku hampir tidak pernah melihat Nikita Willy marah ketika Issa bikin ulah. Definisi ketika mendapat suami, Indra, yang secara finansial sudah mapan ditambah dengan karakternya yang dapat memimpin Nikita Willy, menjadi keluarga harmonis yang seringnya bikin netizen iri (termasuk aku). Betapa saling melengkapinya mereka. NikWill mengaku, Indra adalah sosok kepala keluarga yang sedikit berbicara dan seringnya memberikan contoh ke anak dan istrinya.

Transformasi Spiritual: Hijrah yang Mengalir

Yang bikin saya salut, keluarga Niki ini juga dekat dengan agama. Mereka mau belajar agama dengan mengundang guru mengaji. Rutinan mengundang Ustaz/Ustazah untuk memberikan siraman rohani. Ini juga sempat dibahas di podcast bersama Atta Halilintar. Kadang, suami/istri itu susah kalau dibilangi oleh orang terdekatnya. Dengan mengundang guru ngaji, bahasa yang masuk walau berupa nasehat akan lebih mudah dicerna.

Enggak berhenti di situ saja. Proses berhijabnya NikWill ini merupakan satu inspirasi yang tak terputus. Di saat para artis mengurai indah rambutnya di depan layar kaca, justru NikWill hadir dengan hijabnya yang bikin wajahnya adem dipandang mata. Siapa sangka, karena kisah sederhana dari Issa yang karena mengajinya bagus ditanya oleh guru ngajinya, "Mau hadiah apa?". Issa menjawab, "Aku mau jilbab untuk Ibu."

Seketika, NikWill dan Indra juga terenyuh, merasa, "Apakah ini sudah waktunya?". Terkenal sebagai artis papan atas yang terus menggandeng adiknya, Winona Willy, untuk hal apa pun, dalam proses berhijab ini juga mereka memulai dengan start yang sama. Pasca umrah di tahun 2025, NikWill dan Winona Willy mantap berhijab.

Tentunya tidak luput dari proses belajar dan terus belajar. Bagiku, cara mereka ini sangat khas. Bukan model artis yang koar-koar ketika sudah berhijrah, justru tidak semua kisah spiritual mampu diungkapkan di depan layar kamera. Menandakan sekali kalau NikWill ini pribadi yang ramah dan rendah hati. Bisa dikatakan, NikWill ini sudah di fase matang. Ibu muda yang cepat mengadopsi dan memaknai kata dewasa dengan caranya sendiri. Bukan karena FOMO, namun dari hati nurani dia ingin menunjukkan cara menjadi ibu yang amanah.

Peran Sebagai Istri: Komunikasi adalah Kunci

Pernah ditanya oleh moderator dalam event offline eksklusif dari MomsCorner, "Indra, apa dulu belajar parenting sebelum menikah?". Jawabnya tidak. Wallahu a'lam bish-shawab. Ketika menemukan pasangan yang tepat, tanpa diberi penjelasan segudang akan visi dan misi si istri dalam mengasuh anak, adanya kesadaran dan mau belajar menjadi pelicin yang memudahkan proses parenting mereka dengan baik.

Aku itu iri sama pasangan artis NikWill dan Indra Priawan. Mereka bak pasangan sempurna yang segalanya punya. Mereka mengaku menerapkan gentle parenting dengan konsep tegas dan mendukung apa yang diinginkan anak. Tidak mematok harus jadi artis atau pengusaha.

Indra juga bukan model suami yang banyak memberi ceramah. Justru ia sering memberikan contoh kepada anak dan istrinya yang membuat Nikita Willy justru menurut dan menjalankan perannya sebagaimana Khadijah menjadi istri Muhammad. "Ketika baru-baru nikah, saya masih ambil casting dan sering syuting. Namun, lama-lama setelah dipikir kok kasihan ya Indra, sebelum nikah saja ke mana-mana sendiri. Masa sudah nikah dan punya istri juga sendiri," ungkap Nikita Willy.

Kesadaran bertanggung jawab yang lahir dengan memaknai sebagaimana fitrah istri, menjadikan keduanya kompak dan makin bijak dalam membina rumah tangga. Ini kali ya, definisi mendapat suami yang kaya raya, berpendidikan, baik, dan juga ganteng, hehehe. Ketika secara finansial suami mampu mencukupi kebutuhan anak dan istri, semua kendala yang terjadi dalam biduk rumah tangga akan lebih mudah dihadapi ketika bekal sudah siap.

Penutup


Menjadi ibu rumah tangga adalah anugerah, menjadi ibu adalah kesempatan yang patut disyukuri. Bukan sebatas melahirkan anak, justru mereka adalah sumber belajar yang bisa saja pintu hidayah itu terbuka karena kemauan anak. Jangan pernah menyepelekan. Justru, menjadi ibu adalah babak baru dalam kehidupan yang tiada habisnya. Menjadi ibu adalah karier yang membanggakan.

Kedewasaan bukan soal usia, tapi soal kemauan yang kuat untuk terus belajar, beradaptasi, dan memperjuangkan.

Related Posts

Posting Komentar