Ganti Judul dan ALt sendiri

Membangun Bonding Dengan Bermain Melalui Aplikasi Game Cusson Kids Play

8 komentar

Yeay, acara Popmama Parenting Academy 2021 sudah dimulai. Bisa nyimak sesi live di medsos Popac 2021 bikin bahagia dong. 



Acara yang dikemas semacam talkshow bareng Ibu Roslina Verauli, seorang psikolog anak dengan tema Dampingi Anak Hidupkan Keseruan Belajar dengan Bermain serta mengasah imaginasi diera digital benar-benar relevan dengan kondisi millenial mama mengasuh anak dijaman now.

Jaman dimana anak kita lahir, sudah melek teknologi. 

Sering nggak sih ma, worry saat anak merengek minta main game di handphone? Apa sih yang menjadi alasan mama buat menolak bahkan melarang keras anak bersentuhan dengan gadget ?

Pasti banyak jawaban versi mama dan papa millenial ya,disini ?

Tenang, jangan negatif thinking dulu.

Mengenalkan anak dengan gadget itu boleh-boleh saja. Ingat, anak kita lahir itu dijaman yang sudah modern. Dimana segala aktivitas melibatkan gadget dan bisa dikatakan generasi sekarang lebih canggih.

Anak kita lahir, sudah melek gadget 

Anak lebih pintar main gadget ketimbang orangtuanya. Tanpa diajari beberapa hari, lewat mengamati saja anak sudah pandai mengoperasikan gadget. Beda dengan jaman kita ma. Kita lahir belum ada gadget secanggih sekarang. 

Tak bisa dipungkiri, pandemi gini screentime semakin meningkat ya. Segala aktivitas berubah menjadi setengah virtual dan setengahnya melibatkan fisik dalam arti dikerjakan bersinggungan dengan orang lain diluar.

Bagaimana mama melakukan pengasuhan diera pandemi ? Membangun bonding bersama anak dengan bermain game ? Bahaya nggak sih ?

Diatas sudah ada penjelasan cukup lebar ya ma, terkait kondisi kita dijaman now sebagai pendamping dan penguat bonding anak. Banyak tantangan memang, terutama menghadapi gadget dalam genggaman bernama handphone.

Kita satukan pendapat, bahwa semua yang berkaitan dengan handphone atau gadget itu tidak selamanya berbahaya. Asal penggunaannya dilakukan secara bijak. Nah, peran mama disini selalu mendampingi anak main game, melakukan pembatasan jam yang semuanya disepakati bersama baik anak dan orangtua.

Aplikasi Game Cusson Kids Play hadir setahun lalu, melalui kerjasama tim yang didukung oleh seorang psikolog anak dan beberapa ahli dibidangnya. Dimana mereka ingin mengajak orangtua terbuka mindsetnya bahwa dengan bermain game online juga menuai banyak manfaat. Serta merangsang perkembangan anak dari sisi motoriknya.

Selalu ada momen seru saat bermain bersama sikecil melalui aplikasi game cusson kids play

Kisah seru Abi Sahil Muchsin Mulachela bersama sang buah hati kesayangan Muhammad yang kini berusia 5 tahun telah memberikan bukti bahwa dengan bermain game online tidak panen masalah. Justru panen beberapa hal positif yang membuat Abi Sahal tercengang.

Abi Sahal selalu mendampingi Muhammad saat bermain game melaui aplikasi game cusson kids play. Sebelum main game online, mereka pasti ngobrol dulu. Membahas strategi yang mau dijalankan, pilih jenis game, kasih penjelasan ke anak jika menang/ kalah, atau membahas lainnya. Intinya, ada kesepakatan obrolan diawal.

aplikasi game cusson kids play

Disini, bagian membangun bonding nampak ya. Ortu dan anak menjalin komunikasi dua arah. Hiburan dapat, menemani anak bermain bareng juga dapat. Aktivitas rutin ini mereka lakukan setiap Sabtu dan Ahad. 

Keduanya sudah sepakat dengan jadwal yang telah ditentukan. Sehingga tidak lanturan bersinggungan dengan gadget sampai keblabasan ya. Intinya harus ada pendampingan orangtua dan jadwal yang jelas.

Manfaat Bermain Melalui Aplikasi Game Cusson Kids Play

Ada banyak hal positif yang ditemukan Abi Sahal. Banyak hal baru yang dikuasai Muhammad selama mengenal game melalui aplikasi game cusson kids play. 

Kata Abi Sahal sih Muhammad jadi lancar bahasa Inggris dalam keseharian. Berkat komunikasi Abi juga yang kadang kasih perintahnya sesuai petunjuk yang dibaca dan disini muhammad menyerap bahasa yang disampaikan abinya juga.

Konsep on target sudah mulai nampak pada Muhammad. Sebagai contoh dalam obrolan mereka, Muhammad harus menangin game online ya katanya. Dan muncul sikap egoisme dalam dirinya. Yang ini merupakan hal wajar kata Ibu Vera, karena masih usia 5 tahun.

aplikasi game cusson kids play

Hal positif yang disampaikan Ibu Vera terkait membangun bonding bersama anak dengan bermain melalui aplikasi game Cusson Kids Play begitu menyenangkan. Bagian dari parent support parent bagi semua millenial mama agar tidak merasa bersalah karena anak bersinggungan dengan gadget. 

Layaknya mengajak anak membaca, saat komunikasi baik sebagai orangtua mendampingi penuh aktivitas anak bersama gadget semua pasti aman. Anakpun belajar bagaimana meregulasi emosi, disaat kalah atau menang .

Bahwa ada banyak cara membangun bonding anak. Security dari rumah harus ditanamkan. Karena suatu saat anak pasti akan belajar diluar rumah. Dimana apa-apa yang diterapkan dirumah akan dibawa keluar dengan membawa nilai-nilai apa saja yang telah diajarkan oleh orangtuanya.

Tips Mengatasi Kemampuan sosialisasi Anak Dimasa Pandemi

Ibu Vera menegaskan, dengan mengajak anak berkomunikasi yang baik adalah bagian dari mengajarkan anak melakukan keterampilan berkomunikasi. Otak anak akan cepat beradaptasi saat berada diluar rumah/bersosialisasi dengan lingkungan kok. Cuma, seberapa cepat dia beradaptasi tergantung dirinya . Jadi millenial mama tidak usah khawatir akan perkembangan sosial anak. 

aplikasi game cusson kids play

Sebagai tambahan, stimulasi memang harus dilakukan sejak dini. Terutama soal mengajarkan anak berkomunikasi dengan baik. Sounding juga praktek nyata. Saya pernah dihadapkan dengan kondisi anak yang takut dengan orang saat itu.

Kerab mengajak bertemu orang, main kerumah saudara dan sekarang memasukkan anak ke fulldaycare semata agar komunikasi dengan teman-temannya terasah. Bahwa anak punya cara sendiri merespon lingkungannya. Tetap sabar, dampingi sepenuh hati. 

Sebagai penutup. Tidak ada larangan mengenalkan game online ke anak. Dengan catatan dampingi prosesnya selama bersentuhan dengan gadget. Bangun komunikasi yang baik, dan lakukan pembatasan. Karena anak juga butuh aktivitas penyeimbang lainnya. 

Ada beberapa motorik halus dan motorik kasar yang kesemuanya kudu balance untuk distimulasi. Yuk, gapai bahagia bermain dan belajar bersama anak sebagai upaya quality time bareng keluarga. Sama persis yang di lakukan oleh teman bloger saya mbak Zulmi.

Pilih media yang tepat, atau aplikasi game Cusson Kids Play. Game online yang disajikan sudah dikurasi dan memang hadir sebagai bentuk aware Popmama.com mendukung parents dalam membersamai tumbuh kembang buah hatinya. Semoga bermanfaat.






Sumber Referensi 

Talkshow POPAC21 dampingi Anak Hidupkan Keseruan Belajar dengan Bermain serta mengasah imaginasi diera digit



Related Posts

8 komentar

  1. Tergantung umur sih. Usia dibawah 2 tahun sebaiknya tidak dikenalkan dg gadget. Stimulasi verbal dan motorik yang penting.
    Memang betul anak kita hidup di dunia yang serba digital, tapi aspek stimulasi dan tumbuh kembang tetap harus dipertimbangkan

    BalasHapus
  2. keren nih Cusson mengeluarkan game kids play. Bisa menjadi alternatif anak bermain sambil belajar selama di rumah bersama keluarga

    BalasHapus
  3. huhu anakku yng usia 18 bulan aja udah main game online mbak, emang native teknologi mereka melohat sekali aja udah langsungbisa lho, jd saat ini menghindarkan mereka pada gameonline juga bukan langkah yang tepat tapi lebihke bagaimana mengarahkan ya. wah iya aku sempat lihat game kluaran dari cussonbaby ketika popmama parenting digelar bulan lalu

    BalasHapus
  4. Setuju nih sama anak dikenalkan sama gadget karena emang zaman mereka ya gini. Cuma memang harus disesuaikan dengan umurnya. Btw aku juga banyak belajar bahasa inggris dari game mba karena mayoritas game tuh pake bahasa inggris :D

    BalasHapus
  5. WOw...mom windie ternyata juga suka gaming ya, biar jadi emak yang mengikuti perkembangan zaman dan mengimbangi anak-anak yang digenerasi alpha ya mb

    BalasHapus
  6. Justru anak kalau dilarang, makin penasaran kan mereka, hehehe
    Cobaan emak2 dimasa kini banget yaa mbaa, canggihnya teknologi :)

    BalasHapus
  7. Wah iya ya, main game bareng bisa naikin bonding dengan anak. Jadi nggak papa ya ngegame yang penting tetep ada batasan ya..

    BalasHapus
  8. Zaman serba digital menyebakan orang tua harus bijak dan pilih-pilih game yang cocok buat anak. Bersyukurnya saat ini sudah banyak game2 yang mengedukasi.

    BalasHapus

Posting Komentar