5 Jenis Batik Khas Jawa tengah dengan Beragam Coraknya

13 komentar
Batik, selalu menjadi baju favorit saya dalam berbagai acara. Mulai dari aktivitas mengajar, kondangan dan pergi ke acara resmi lain, batik menjadi baju idola.

Salah satu motif batik yang paling banyak ada di almari adalah batik jawa tengah. Alasan terbesarnya, ya, karena saya lahir dan dibesarkan di jawa tengah. Wujud cinta akan budaya dari wilayah sendiri.

batik jawa tengah
Anyway, teman-teman sudah tahu nama batik jawa khas jawa tengah itu terdiri dari apa saja ? Simak ulasan saya ya. No. skip-skip!

Nama Batik Jawa

Sebagai wanita yang terlahir di jawa tengah, saya ikut bangga. Pasalnya, batik jawa tengah itu sudah terkenal kemana-mana. Terutama batik pekalongan dan batik solo. Terbukti, saat sekarang bekerja dan pindah ke Jawa Timur, teman kerja kalau memburu kain batik pasti perginya ke Solo.

sejarah batik

Yuk, Cari Tahu Ciri Khas Batik Jawa Tengah

1. Batik Pekalongan

Batik pekalongan, bisa ditemukan di pekalongan jawa tengah. Coraknya yang khas, batik pekalongan sering diburu menjadi buah tangan oleh para pengunjung saat memijakan kaki untuk singgah sejenak di sana.

Ciri khas motif batik pekalongan adalah, adanya perpaduan warna yang digunakan sangat beragam. Terdapat paduan warna orange, biru, hijau dan merah. Motifnya juga kekinian.

Uniknya, batik pekalongan terinspirasi dari beragam flora dan fauna yang dipengaruhi oleh corak dan budaya etnis china, jepang, serta belanda.

Untuk mendapatkan batik pekalongan, teman-teman bisa berkunjung ke pusat batiknya langsung. Kampung batik kauman. Biasanya, ada pagelaran tahunan yang mana , motif batik akan dipamerkan. Biar makin dekat dengan batik khas pekalongan, bisa juga berkunjung ke museum batik yang terdapat di Jl. Jetayu No. 1 Pekalongan, Jawa tengah

2. Batik Solo

Batik Solo, dapat dipinang dengan harga yang terjangkau. Coraknya yang khas. Biasanya didominasi dengan oleh warna coklat dan krem. Warna gelap juga ada. Salah satu motif batik solo yang terkenal adalah motif parang.

Jika teman-teman berkunjung ke Solo, bisa mampir ke pasar klewer, Solo. Kampung kauman, kampung batik lawean, Museum Batik Danar Hadi dan lumbung batik. Disana banyak terdapat batik dengan beragam motif pilihan. Tinggal menyesuaikan selera dan kebutuhan.

3. Batik Jepara

Mungkin teman-teman pernah mendengar, kalau Jepara bukan hanya terkenal oleh ukiran kayunya. Corak khas motif batik dari jepara juga tidak kalah menariknya.

Batik jepara lahir, berkat campur tangan komunitas peduli batik jepara. Motif yang dihasilkan juga beragam. Motif sido arum, motif parang roro, motif lung-lungan,motif kembang setaman,motif elung bimo kurdo dan motif sekar jagad bumi pertiwi. Konon, ukiran batik jepara ini menandakan keselaran dan keseimbangan hidup itu perlu divisualisasikan. Agar yang mengenakan juga memiliki visi hidup yang selaras. Jika teman-teman pergi ke karimunjawa, jepara. Pastikan, pulangnya membawa oleh-oleh batik khas jepara ya.

4. Batik Lasem

Pada awalnya, Lasem menjadi tempat singgah orang Tionghoa pada abad ke 19 dan 20. Seriring berjalannya waktu, batik lahir dan diperkenalkan oleh Si Putri Campa. Salah satu batik lasem yang melegenda, adalah batik tiga negeri. Lahir, akibat pengaruh budaya Tionghoa, Belanda dan Jawa. 

Untuk membedakan dengan motif batik lainnya, batik lasem cenderung kompleks. Rumah batik nyah kiok, rumah batik maranatha,rumah batik lumintu dan rumah batik kidang mas bisa teman-teman kunjungi untuk mendapatkan kain batik yang dibuat secara tradisional.

4. Batik Brebes

Batik salem khas brebes, paling banyak diminati. Ciri warna dari batik salem menggunakan motif ukel, motif kopi pecah serta motif manggar dengan padanan ciri khas warnya adalah hitam dan putih. 

Uniknya, batik salem khas brebes lahir singkat cerita ada tuan putri dari pejabat pekalongan yang singgah ke Salem, Brebes. Karena naksir sama cowok tampan di daerah tersebut, hingga akhirnya tuan putri tersebut menikah dan menetap di desa bernama Bentar.

motif batik jawa tengah

Bangga Menggunakan Batik Khas Jawa

Dilansir dari UNESCO, sebagai warga Indonesia sangat bangga akan pengakuannya. Di kancah internasional, batik telah dikenalkan sejak tahun 2009. Hingga ada yang namanya hari swadesi, hari batik. Jadi, pegawai kantor dan biasanya para guru memperingati hari tersebut dengan mengenakan baju batik.

Senang pastinya. Secara pribadi, saya sangat bangga akan corak, etnis dan budaya Indonesia yang melekat dan menjadi simbol sebuah batik yang bisa dipamerkan di skala internasional.

Batik juga merupakan warisan nenek moyang yang sampai saat ini terus berkembang. Meski banyak bermunculan industri batik di berbagai daerah. Mereka tetap membawa corak yang khas dengan membawa pengaruh budayanya masing-masing.

Penutup

Tugas kita, sebagai masyarakat Indonesia adalah tetap mengenakan baju batik di segala acara. Tetap percaya diri dan berusaha merawat budaya Indonesia dengan mengenal juga sejarah lahirnya batik khas jawa. 

Ini menjadi salah satu simbol, bahwa batik adalah identitas khas bangsa Indonesia yang patut dibanggakan. Bahwa, batik menjadi simbol beragamnya masyarakat Indonesia yang tinggal di dalamnya.




Referensi Pendukung

https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/batik-pekalongan

https://surakarta.go.id/

https://id.wikipedia.org/

https://www.indonesia.travel/id/id/ide-liburan/batik-tiga-negeri-khas-lasem-yang-melegenda-yuk-ketahui-seluk-beluknya

Related Posts

13 komentar

  1. Wah terima kasih dapat info baru banget, baru tahu sekarang terdapat banyak sekali macam batik ya

    BalasHapus
  2. Semarang dan Sragen juga punya batik khasnya, Mbak. Tapi sudah sedikit yang melestarikan, tidak sebanyak di Solo. Sudah didirikan pusat batik, tapi saya amati pengunjungnya juga tidak banyak.

    BalasHapus
  3. dengan memakai batik tidak hanya sekedar pakaian semata tetapi juga merupakan wujud mencintai budaya bangsa.

    BalasHapus
  4. Batik bisa dipakai dalam acara apapun. Memakai baju batik, adalah juga melestarikan budaya dan tradisi di Indonesia.

    BalasHapus
  5. Saya suka semua jenis batik. Setiap daerah mempunyai keunikan motifnya masing-masing dan serasa bangga saja gitu sebagai orang Indonesia kalau sudah pakai batik. Kerasa banget jadi orang Indonesia nya

    BalasHapus
  6. Waah ternyata saya belum punya semua batik Jawa Tengah...hanya kenal Pekalongan dan Solo saja karena umum...mungkin nanti pas ada pameran batik harus lebih teliti lihat2 jenis nya

    BalasHapus
  7. Batik bisa dipakai pada acara apapun, sangat mudah menyesuaikan. Menyukai batik adalah juga melestarikan budaya dan tradisi nenek moyang

    BalasHapus
  8. Saya juga suka menggunakan batik, apalagi saat ini batik lebih mudah diperoleh, warna dan coraknya pun variatif, selain itu bisa dibentuk menjadi banyak model pakaian

    BalasHapus
  9. Batik idola banget, cocok dipakai dalam acara apapun ya mbak, aku juga gitu haha. Batik pekalongan khas dan terkenal banget. Kalau aku mau beli batik online pun yang dicari dari pekalongan, hehe.

    BalasHapus
  10. Saya punya batik lumayan banyak, tapi kurang tahu jenis apa. Coraknya pun kurang paham. Namun, corak yang paling gampang saya kenali itu batik mega mendung karena ya bentuknya awan-awan gitu. Kalau yang paling famous, jelas batik Pekalongan.

    BalasHapus
  11. Saya punya batik lumayan banyak, tapi kurang tahu jenis apa. Coraknya pun kurang paham. Namun, corak yang paling gampang saya kenali itu batik mega mendung karena ya bentuknya awan-awan gitu. Kalau yang paling famous, jelas batik Pekalongan.

    BalasHapus
  12. Batik Pekalongan favorit banget. Kainnya biasanya tebal dan pilihan motifnya banyak yang simpel minimalis. Saya suka soalnya awet dan mantesi kalo dipake. Pernah ke sentra batik di Pekalongan, cakep-cakep diaplikasikan ke berbagai jenis model baju

    BalasHapus
  13. Kalau ngomongin motif batik kayaknya emang nggak ada habisnya, corak batik-batik Indonesia tuh bagus-bagus dan buanyak jenisnya. Saking banyaknya, sampe sekarang aku jujurly nggak bisa membedakan ini jenis apa, itu jenis apa. Tahunya batik kawung itu aja wkwk. Padahal ya aku suka kain-kain batik ini. Rasanya kalau liat batik tuh pengen borong semua, buat baju, buat gamis, buat rok, buat kebaya dll. Tapi kan nggak bisa gitu juga ya, tetep harus disesuaikan sama kebutuhan dan kemampuan (dompet) hehe. Bangga sama batik-batik Indonesia! Dari gambar di atas, aku paling suka yang motif batik Pekalongan.

    BalasHapus

Posting Komentar